Menu


    Felixia Yeap, 28 tahun, merasa dirinya seperti terlahir kembali. Ia bercuit di hampir di semua media sosial setelah ia menjadi Muslimah.

    Hari ini bukan hanya hari ulang tahun saya, tetapi hari ini saya merasa terlahir kembali. Hari inilah saya mengijak berusia 28 tahun dan menemukan jalan kembali ke rumah, ujar Felixia seperti ditulis The Malaysian Insider,Jumat (4/7/2014).

    Sementara orang lain yang masuk Islam biasanya mengubah namanya menjadi keMuslim-musliman, Felixia tetap memakai nama Tionghoanya, Yeap Chin Yee, yang diberikan oleh ibunya.

    Nama Tionghoa saya bermakna ketenangan dan keanggunan, ujar Felxia. Ia selama tujuh bulan dengan serius mempelajari Islam, kemudian mulai mengenakan hijab atau jilbab.

    Namun ketika ia mulai mengenakan jilbab para penggemar Felixia yang jumlahnya mencapai 148.000 di media sosial, sebagian ada yang meninggalkannya, serta menuduh Felixia hanya cari sensasi.

    Mulai saat saya mengenakan jilbab, bahkan sebelum saya menjadi Muslimah di dalam hati yang paling dalam, hingga Kamis (3 Juli) saat menjadi Muslimah sepenuhnya, saya harus berjuang menghadapi banyak cobaan, kata Felixia, yang pernah bekerja di Playboy Club di Macau.

    Ia juga tak luput dari kritik karena keputusannya memeluk agama Islam itu. Tapi ibunya dengan teguh menepis cercaan dari para keluarganya.

    Beliau tidak keberatan saya menjadi Muslimat, bahkan beliau memberi restu saat saya bilang sedang belajar mengenai Islam dan saya memang besungguh-sunnguh, kata Felixia lagi.

    Banyak yang pindah agama kemudian diremehkan para keluarga mereka karena keputusan yang diambil. Ada yang menyembunyikan identitasnya sebagai Muslim dari para keluarganya karena takut diremehkan dan diasingkan, tulis Felixia.

    Ketika Felixia pertama kali mengumumkan dirinya memeluk Islam dan bersahadat, setidaknya ada 2.000 orang yang menyaksikannya pada dua hari menjelang Ramadan 2014



    0 komentar:

    Posting Komentar

     
    Top